Berita Utama

Jaga Ketersediaan Pangan Jelang Iduladha, Bupati Wajo Minta Koordinasi OPD dan TPID

WAJOTERKINI.COM, WAJO – Bupati Wajo, Amran Mahmud, memimpin rapat koordinasi (rakor) dan teknis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)
di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Kamis (7/7/2022), jelang Lebaran Iduladha 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Di hadapan jajaran TPID Wajo dari lintas instansi, Amran Mahmud menyebut koordinasi TPID punya peran strategis dalam tataran kebijakan pengendalian inflasi. “Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas pengendalian inflasi di Zona Bone, khususnya Kabupaten Wajo, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” kata Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga mengurai bahwa beberapa langkah antisipasi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat menghadapi hari besar keagamaan, khususnya Lebaran Iduladha yang sebentar lagi.

“Kita harus memastikan dan menjaga ketersediaan pasokan melalui penguatan koordinasi dengan pihak terkait dalam upaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Lalu, kunjungan ke pasar-pasar tradisional, gudang pengecer, dan sentra distribusi kebutuhan pokok serta mengintensifkan pemantauan pasokan dan harga kebutuhan pokok,” ucap kepala daerah bergelar doktor ini.

Selain itu, lanjut Amran Mahmud, juga perlu menjaga kelancaran distribusi. “Ini bisa dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga yang membidangi keamanan dan perhubungan untuk memprioritaskan angkutan dan jalur distribusi kebutuhan pokok masyarakat sehingga penyaluran bahan kebutuhan pokok masyarakat tetap lancar,” bebernya.

“Inilah setidaknya upaya dalam pengendalian inflasi yang akan dilakukan hari besar keagamaan, meskipun di Kabupaten Wajo ini pengaruhnya tidak signifikan dalam hal kenaikan harga dan tetap dapat terjaga,” imbuhnya.

Amran Mahmud juga meminta kepada kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bekerja sama dengan TPID Wajo untuk melaksanakan tugas dan sesuai kewenangan masing-masing dan tetap menjaga ketersediaan bahan pangan.

“Ini bisa dilakukan dengan empat kunci strategis, yaitu keterjangkauan dan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Semoga segala usaha terbaik kita mendapatkan balasan terbaik dari Allah subhanahu wa taala,” tutup Amran Mahmud. (JG)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button