AdvedtorialReportase

Mengenal sosok Najmiah Abbas, SH yang menyuarakan Hak Hukum, Kondisi dan Kualitas Hidup Perempuan

EKA — demikian sapaan akrab dari Najmiah Abbas, SH, lahir dari keluarga Pendidik pada tanggal 9 Oktober 1981 di Sengkang  dari seorang ibu bernama Naimong, Ama Ag yang sehari-harinya adalah tenaga pendidik, begitupun ayahnya bernama Abbas, BA  juga seorang guru.

“KITA SAMA’ merupakan tagline yang telah melekat erat pada anak kedua dari 5 bersaudara ini sehingga pengabdiannya dalam kegiatan – kegiatan sosial tak diragukan lagi.  Tak mengherankan jika sejak duduk dibangku kuliah mengambil jurusan Hukum yang saat itu sangat antusias dan menaruh perhatian besar pada masalah sosial dan kemasyarakatan.

Sosok Najmiah Abbas dimata aktivis sosial kemasyakatan, tentu sudah tidak asing lagi, Tahun 2002, Najmiah Abbas bergabung diorganisasi Kemanusiaan Palang Merah Indonesia Cabang Wajo dan terjun langsung ke masyarakat dalam penanganan dan penanggulangan bencana. serta terlibat dalam beberapa pilot project Kemanusiaan seperti program kerjasama antara PMI dan Danish Red Cross dan beberapa negara lainnya dengan melakukan kegiatan mitigasi bencana, kesehatan, pendidikan dan Pemberdayaan bagi Masyarakat.  Selain itu Najmiah Abbas juga terlibat dalam pembentukan Satuan Siaga Penanggulangan Bencana (SATGANA) dan Siaga Bencana Desa (SIBAD) pada beberapa kelurahan di Kabupaten Wajo

Di PMI Cabang Wajo Najmiah Abbas banyak menimba Ilmu dan Pengalaman dengan mengikuti berbagai macam pelatihan seperti Pelatihan Manajemen Bencana, Pelatihan Pembina Pelatih PMR se- sulawesi selatan, Pelatihan Proses Perencanaan Proyek dan bergabung menjadi Anggota Korps Suka Rela Kab. Wajo (KSR) dengan memberikan pembinaan kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) disetiap sekolah SMP dan SMA yang ada di kabupaten Wajo.

Najmiah Abbas juga aktif dibeberapa organisasi kemahasiswaan Mulai dari Senat STIH Lamaddukelleng, Himpunan Mahasiswa Lamaddukelleng serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI Cabang Wajo) dan juga mengikuti berbagai macam pelatihan, mulai dari pelatihan: – Peningkatan kualitas hidup perempuan, – Practical leadership,- Basic Microfinance.- Penyuluh Anti Narkoba dan pelatihan Jurnalistik.

Setelah mendapatkan gelar Sarjana Hukum, Najmiah Abbas melirik dunia kerja sesuai dengan ketertarikannya dibidang sosial kemasyarakatan dengan bekerja sebagai Konsultan PNPM atau Fasilitator Kecamatan PNPM yang mekanisme programnya adalah pemberdayaan masyarakat dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah perdesaan.

Setelah 3 tahun Masa kerja Fasilitator berakhir, Najmiah Abbas bekerja di beberapa perusahaan Perbankan Selama 5 tahun yang akhirnya pada tahun 2016 memutuskan untuk berhenti.

Dan beberapa Tahun terakhir ini aktifitas Najmiah Abbas selain menjadi seorang IRT juga aktif dalam mengadvokasi beberapa kasus dengan melakukan Pendampingan kepada Masyarakat yang merasa dirugikan dalam suatu kondisi hukum.

Memasuki tahun 2018 atau tahun Politik berbekal pengalaman bersama Masyarakat dengan berbagai macam permasalahan dan berbagai sudut pandang pemikiran dan keunikan serta dinamika yang terjadi dalam sebuah komunitas Masyarakat akhirnya Najmiah Abbas memutuskan melibatkan diri dalam Dunia Politik dengan bergabung di Partai Nasdem dan maju menjadi Calon Anggota DPRD Kabupaten Wajo dapil 1 Kecamatan Tempe. dengan tagline KITA SAMA.

KITA SAMA menurut Najmiah Abbas yang bernomor urut 6 di Partai Nasdem bahwa apapun status sosial kita Kaya atau Miskin, berpendidikan tinggi ataupun rendah, lelaki atau perempuan, tua atau muda kita tetap sama satu kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, KITA SAMA dimata Hukum, KITA akan selalu SAMA dalam kebaikan serta KITA tetap SAMA dihadapan Allah SWT. (****)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close