Berita Terkini

Ketemu dan Diskusi Dengan Koordinator TP DKKP Sulsel

WAJO TERKINI, Com. Orang yang selama ini saya kenal hanya lewat Media, bahkan beberapa kali saya menulis berita tentang dirinya meskipun tidak pernah bertemu langsung dengannya terkait aktifitasnya baik selaku Ketua Tim Seleksi Calon Panwaslu maupun beliau sebagai Koordinator Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Provinsi Sulsel Prof. DR. Anwar Borahima, S.H., M.H.

Bersama Prof. DR. Anwar Borahima, S.H., M.H. dan Andi Bau Mallarengeng SH. MH di Sekretariat Panwascam Maniangpajo

Tak disangka Beliau bertandang ke Sekretariat Panwascam Maniangpajo, saat dia dalam perjalanan dari Sengkang menuju Makassar. Beliau ditemani Ketua Panwaslu Kab. Wajo Andi Bau Mallarangeng SH. MH dan Staf divisi HPP Muh. Syukur.

Berdiskusi bersamanya, sungguh mengenakkan. Saya sangat kagum ! Setiap pertanyaan saya dijawab dengan serius, bak ketika dia berkikusi sesama orang hebat sekelas dirinya selaku guru besar Fakultas hukum Unhas.

Padahal level saya dengannya bagai bumi dan langit. Dia sangat serius berdiskusi tapi sayalah yang grogi. Mulai dari regulasi kepemiluan sampai sangsi hukum yang menjerat bagi yang melanggar.

Bagai air pelepas dahaga, ketika kami setengah mati membolak balik undang-undang Pemilu mencari pasal yang tepat untuk sebuah pelanggaran yang berkaitan dengan tahapan Pemilu. Dengan enteng dia menunjukkan beberapa pasal yang tepat dengan pelanggaran tersebut.

Bahkan,  menunjukka pasal pidanya yang tidak ada dalam undang-undang Pemilu (Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Nomor 7 Tahun 2017) tetapi sangat tepat dan relevan menjerat pelaku pelanggaran yang kami maksud.

Terima kasi, Pak Prof karena mau singgah dan berdiskusi ditempat kami, tanpa kesan pasang wibawa apalagi sikap angkuh dan sombong dengan gelar, predikat dan jabatan yang Prof sandang.

Terima kasih sekali lagi Pak Prof karena mau mencicipi menu yang kami suguhkan meskipun sangat sederhana. Bahkan Pak Prof sangat asyik mencicipi buah “Bunne” (buah kecil berwarna hitam) sambil berkata “Sudah sangat lama baru mencicipi buah ini dan mengingatkan Pak Prof saat masih anak-anak di kampung halamannya dulu”

 

Syafruddin Menroja

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button