MetroPemerintahanRagam

Membendung Radikalisme Bupati Wajo Berkunjung ke Pondok Pesantren Tertua Sulawesi Selatan

WajoTerkini.Com, Sengkang—Pemerintah Kabupaten Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S. Sos., M. Si. berkunjung ke pondok pesantren tertua di Sulawesi Selatan Pondok Pesantren As’adiyah di kampus 3 jl. Veteran no. 46 Sengkang, Sabtu (02/03/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bupati Wajo mengunjungi pesantren tertua itu bermaksud membicarakan rencana kerjasama Pemkab Wajo dengan Sekolah Tinggi yang ada di As’adiyah yaitu Institut Agama Islam As’adiyah Sengkang terkait pembinaan kampus anti terorisme, mengingat keadaan sekarang banyak kelompok pengembang terkadang ada di Masjid yang bisa propoganda dengan menggunakan bahasa agama sehingga menimbulkan pemahaman radikalisme.

“Diharapkan nantinya ada ikatan Mou Pemerintah dengan Institut Agama Islam As’adiyah karena kami memilik program “Gemantik” Gerakan Masjid Cantik, yang didalamnya nanntinya bukan cuma Masjidnya cantik tapi juga kita manfaatkan anak-anak kita untuk belajar agama, saya kira ini sangat relevan dengan IAI As’adiyah yang notabenenya pondok pesantren,”harap Bupati Wajo

Sedangkan Dr. H. M. Yunus Pasanreseng Andi Padi, M. Ag. Selaku Rektor IAI Asadiyah mengatakan, program Pemkab Wajo Gemantik sangat bersinergi dengan kampus yang kami kelola.

“Bagaimana kalau disinergikan dengan Pemkab Wajo, dengan cara membelajarkan 1 orang ditiap Desa berbasis tokoh agama Desa ke Kampus IAI Asadiyah, selama 2 tahun atau setara diploma dua, ketika selesai nantinya kembali ke Desanya dan mereka bisa menjadi tokoh agama Desa yang dapat membendung aliran radikal di Desanya dan ini sangat sejalan dengan program Bupati Wajo yaitu Gemantik,” Jelas Yunus

Terlihat yang hadir dalam dikesempatan itu tersebut Rektor IAI As’adiyah didampingi Dekan, Wakil Dekan , Ketua Prodi , Dosen yang kesemuanya dari IAI Asadiyah Sengkang dan juga Andi, Pallawwarukka S.IP., M.Si dari Pemkab Wajo.

( Humas Pemkab Wajo ).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button