Berita TerkiniBerita UtamaPemerintahanRagam

Dishub Wajo Diminta Awasi Retribusi Parkir yang Bocor

WajoTerkini.Com, Tempe – Retribusi parkir di Pasar Mini Tokampu, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, kerap mengalami kebocoran hingga Dinas Perhubungan (Dishub) Wajo diminta turut melakukan pengawasan.

Dilansir dari portal berita SindoNews.Com Plt Kepala Dishus Wajo, Andi Hasanuddin mengaku, kebocoran retribusi yang terjadi dari sumber parkir ini, dikarenakan ulah oknum Kordinator Parkir Pasar Mini bernama Risyani Yushidin alias Arisani.

“Potensi PAD kita Rp2,4 juta per bulannya dari Pasar Mini, tidak semuanya disetor. Cuma Rp400 ribu, Pak Bupati Wajo Amran Mahmud minta segera diperbaiki,” ujarnya.

Mantan Camat Pammana ini menegaskan, mengambil ahli penarikan retribusi perparkiran tersebut. Empat titik parkir sudah dijaga oleh sejumlah petugas parkir Dishub.

“Untuk sementara kita back-up dulu penarikan. Sementara surat tugas kordinator itu tidak akan diperpanjang lagi untuk April mendatang,” tuturnya.

Selain menjadi penyebab realisasi PAD tidak berjalan dengan baik. Oknum kordinator parkir itu juga melakukan pungutan liar kepada pedagang musiman, karena menempati area parkir berjualan.

“Kami dengar sendiri dari pedagangnya. Mereka diminta membayar Rp5 ribu, kemudian tidak diberi karcis. Kasihan pedagang seperti ini, mereka temporer tidak menentu berjualan,” sesalnya.

Sementara, Kasi Terminal dan Perparkiran Dishub Wajo, Muhammad Susandi menjelaskan, realisasi PAD dari sumber retribusi parkir, hingga per akhir Februari 2020 melambat.

“Khusus untuk parkir Rp200 juta, nah ini realisasinya, sampai Februari baru sekitar Rp12 juta,” urainya.

Sementara total keseluruhan target PAD ditahun 2020 sebesar Rp1.463.000.000. Untuk mencapai semua itu, Dishub Wajo memaksimalkan pengawasan penarikan retribusi parkir dalam kota Sengkang.

“Termasuk kegiatan pasar malam di Terminal Callaccu. Kita akan kontrol,” tutupnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close