Pemerintahan

Terkait Pemindahan Pasar Darurat Tempe, Ini Penjelasan Kepala Dinas Prindagkop dan UKM

WajoTerkini.Com, Sengkang – Terkait masih simpan siurnya berita yang berkembang tentang pemindahan pasar darurat Tempe ke Cempalagi dan Awakaluku.

Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Kepala Dinas Prindagkop dan UKM Ambo Mai saat ditemui wartawan WajoTerkini.Com setelah selesai melaksanakan sholat Ashar dimasjid Sirajul Mu’minum Bulu pabbulu jalan Bau Baharuddin. Jum’at, 11 September 2020.

Selanjutnya, pada wartawan WajoTerkini.Com Ambo Mai kembali mempertegas bahwa tidak ada pasar di jalan Andi Parenrengi.

“Bagi warga pedagang Ikan dan sayur untuk sore, Awakaluku disiapkan. Untuk pagi dan sore juga Kita lakukan di Cempalagi. Hanya saja kemarin Cempalagi rencana awal kita mulai pada pada hari Rabu tanggal 9 September 2020 tertunda Karena Masih ada yang perlu dibenahi,”jelasnya.

Selanjutnya ia katakan, melihat situasi dan kondisi di Cempalagi sekarang, kita berharap Insa Allah hari Rabu tanggal 16 September 2020 nanti sudah bisa ditempati dan sudah kita sosialisasikan kembali kepada pedagang. (Said Hs)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close