WajoTerkini.Com Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenegakerjaan
Berita TerkiniBerita Utama

Giat Penyemprotan Disinfektan PMI Terus Berlanjut

WajoTerkini.Com, Sengkang – Aksi tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19) yang digalakkan oleh PMI Kabupaten Wajo terus berlanjut. Kegiatan yang berupa penyemprotan disinfektan masih difokuskan pada area publik.

Penyemprotan disinfektan oleh PMI Kabupaten Wajo pada hari Selasa (24/2/2020) dilaksanakan pada enam titik di Kota Sengkang, di antaranya Masjid Babuttaqwa (Kelurahan Bulu Pabbulu), Masjid Hidayah Al-Azhar (Jalan Sawerigading), Masjid Nur Ibrahim (kompleks RSUD Lamaddukkelleng), Gereja Pantekosta Imanuel Sengkang, Klinik Ummi, dan LPK WIM.

Hal tersebut dibenarkan oleh Jumadi Aminuddin, Wakil Sekretaris PMI Kabupaten Wajo yang memimpin langsung kegiatan penyemprotan. Menurutnya, sasaran utama kegiatan penyemprotan ialah ruang publik seperti fasilitas ibadah, kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

“Sedangkan untuk permukiman atau perumahan, akan diupayakan kegiatan edukasi sehingga masyarakat dapat mempercepat penanganan dengan melakukan penyemprotan secara mandiri,” imbuhnya.

Selanjutnya, tim tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19) PMI Kabupaten Wajo akan terus melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan hingga keadaan dinyatakan benar-benar aman.

Salah satu anggota tim, Bambang Arianto menyebutkan masih ada beberapa pihak yang mengajukan permohonan terkait pelaksanaan penyemprotan, baik itu dari pihak pemerintah maupun swasta. Namun tim akan merespons dengan mempertimbangan skala prioritas.

“Kami akan mendahulukan penanganan pada tempat yang dianggap lebih berisiko,” tambahnya.

Dalam kegiatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), PMI Kabupaten Wajo melibatkan seluruh unsur yang ada, di antaranya pengurus, staf, dan sukarelawan yang akan terus siaga selama masa darurat Corona Virus Disease (Covid-19).

Kesiapsiagaan yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Wajo adalah wujud komitmen untuk berperan aktif dalam penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang sedang mewabah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Harian PMI, H. Sudirman Meru. Beliau menegaskan bahwa pengurus PMI Kabupaten Wajo secara morel tetap bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan di lapangan dan berusaha meminimalkan hambatan kerja di lapangan.

Namun, dalam penanganan bencana ini, dibutuhkan pula partisipasi masyarakat atau pihak lain untuk membantu giat sukarelawan.

“Kami tetap siap membantu memediasi dengan masyarakat agar juga tetap berpartisipasi membantu tim sukarelawan PMI Kabupaten Wajo. Kegiatan lapangan akan tetap kami pantau,” kata H. Sudirman Meru yang juga merupaka Wakil Ketua Bidang PMR dan Sukarelawan PMI kabupaten Wajo. (J.A)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close