Ragam

Dunia Pendidikan Tidak Karuan, Corona Semakin Eksis

Oleh: Erni, S.Pd.

Corona Virus Disease (Covid) 19 menjadi malapetaka bagi sebagian profesi, semakin hari semakin eksis dan belum menunjukan tanda-tanda untuk berakhir. Hampir setahun melumpuhkan dunia pendidikan, guru, orang tua dan murid sudah diambang batas kejenuhan.

Kenapa tidak, tiap harinya berhadapan dengan media pembelajaran yang sama, dan ironinya justru meningkatkan kemalasan belajar untuk menemukan sendiri dan mengeksplor kemampuan peserta didik sudah tidak ada. Semuanya disiapkan rapi dan lengkap di internet saat menyelesaikan tugasnya masing-masing.

Bukankah pembunuhan karakter dan pembodohan massal namanya?
Berontak, mengadu dan semacamnya itu tiada gunanya, terkadang muncul dalam benak bahwa dunia sedang ditunggangi politikus kelas tinggi.
Percaya tidak percaya, namun inilah kenyataannya.

Dampak mewabahnya Covid-19 ini telah diakui oleh organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), bahwa wabah virus Corona telah berdampak terhadap sektor pendidikan. Hampir 300 juta siswa terganggu kegiatan sekolahnya di seluruh dunia dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan.

Jika kondisi ini terus meningkat, maka sudah bisa dipastikan dampaknya terhadap sektor pendidikan juga akan semakin meningkat. Dampak yang paling dikhawatirkan adalah efek jangka panjang. Hal ini bisa mengakibatkan pada terhambatnya perkembangan kematangan mereka di masa yang akan datang.

Apalagi jika Covid-19 ini tidak segera berakhir. Secara otomatis dapat mengganggu hak setiap warga untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.

Tahun 2020 akan menjadi tahun yang tak terlupakan bagi dunia pendidikan nasional.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close